Tips Memilih Serta Mengolah Lobak Agar Tidak Pahit

Lobak Putih Pack 500 gr

Lobak merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang berbentuk agak mirip dengan wortel, tetapi pada wajarnya berwarna putih. Namun, ada juga beberapa jenis lobak yang berwarna hitam ataupun merah.

Lobak sendiri cukup jarang ditemukan dalam masakan-masakan Indonesia, kepopulerannya masih kalah jauh dari wortel. Rasanya yang terkadang pahit membuat lobak kurang diminati dibandingkan wortel yang memiliki rasa manis.

Namun, sebenarnya ada tips tertentu yang bisa dilakukan agar lobak tidak terasa pahit ketika dikonsumsi loh! Simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahuinya!

 

  1. Pilih lobak yang masih muda

Semakin tua usia dari sebuah lobak, maka rasa pahitnya akan semakin terasa. Oleh karena itu, pilihlah lobak yang masih muda. Ciri-ciri tanaman masih muda biasanya bisa dilihat dari batang daunnya yang cenderung masih berwarna hijau muda dan belum keras.

Selain itu, pilihlah lobak dengan ukuran yang sedang dibandingkan yang terlalu besar. Sudah jelas bahwa semakin besar lobak, maka semakin besar juga rasa pahit yang akan dirasakan.

 

  1. Pilihlah lobak berwarna cerah

Cara mengidentifikasi baik atau tidaknya kualitas sebuah lobak bisa dilihat dari warnanya. Jika warna lobak, khususnya lobak putih, sudah kekuningan, tandanya itu sudah tidak segar lagi.

Oleh karena itu, pilihlah lobak yang berwarna putih cerah dengan daun yang masih terlihat hijau segar. Lobak yang masih berwarna putih menjadi salah satu petunjuk bahwa lobak tersebut masih segar.

 

  1. Raba permukaan dan teksturnya

Jangan pilih lobak yang memiliki tekstur lembek, memiliki banyak bintik hitam, keriput kulitnya, serta tampak kering. Lobak yang bagus adalah lobak yang memiliki tekstur keras serta permukaan kulitnya terasa halus dan segar.

Pemilihan tekstur lobak ini dilakukan untuk menghindari lobak yang sudah busuk atau terkena penyakit dan hama.

 

  1. Cuci dengan air mengalir

Nah, untuk tips selanjutnya adalah mencuci lobak menggunakan air yang sedang mengalir. Hal ini bertujuan agar segala kotoran ataupun serangga maupun sisa-sisa zat pertanian bisa dibersihkan dengan sempurna dan tidak akan tercampur dalam masakan.

Mencuci menggunakan air yang lebih mengalir tentu saja lebih efektif jika dibandingkan dengan mencucinya di dalam air yang tergenang. Pastikan bahwa lobak sudah benar-benar bersih sebelum memasak dan mengonsumsinya.

 

  1. Buang bagian pangkalnya

Bagian pangkal lobak adalah salah satu bagian yang memiliki rasa sangat pahit. Oleh karena itu, bagian ini tidak perlu dikonsumsi untuk menjaga cita rasa masakan kita. Selain itu, kulit lobak juga perlu untuk dikupas dan potonglah lobak menjadi beberapa bagian agar saat dimasak rempah-rempahnya bisa lebih meresap.

 

  1. Rendam dengan air garam

Merendam lobak dengan air garam memiliki tujuan agar getah yang mungkin masih tersisa menjadi hilang total. Selain itu, garam juga bisa membantu menekan aroma tidak enak dari lobak dan meminimalisi rasa pahit karena garam memang memiliki sifat menetralkan.

 

  1. Rebus dengan teknik blanching

Nah, untuk tips yang terakhir adalah dengan merebus lobak melalui teknik blanching atau blansir. Perebusan ini memiliki tujuan untuk menyingkirkan getah yang bisa membuat masakan olahan lobak menjadi pahit.

Angkatlah lobak sebelum layu, karena pada dasarnya teknik ini dilakukan hanya untuk pembersihan tambahan saja.

 

Itulah beberapa tips dalam memilih dan mengolah lobak agar rasanya tidak pahit ketika dikonsumsi. Jika kalian ingin membeli lobak, TaniHub adalah salah satu platform yang sangat direkomendasikan.

Di sini, kalian bisa membeli lobak dengan harga dan kualitas yang terbaik. Selain itu, ada layanan pesan antar di beberapa kota yang memudahkan kalian dalam melakukan pembelian.

Semua sayuran yang dijual di sini diambil langsung dari para petani Indonesia. Sehingga membeli sayuran di sini, secara tidak langsung ikut membantu kemajuan dan kesejahteraan para petani.

 

Source           : https://id.berita.yahoo.com/8-tips-memilih-dan-mengolah-014500214.html