Peninggalan Kerajaan Kalingga dan Sejarahnya Ratunya yang Keras

Jauh sebelum wilayah kita diberi nama NKRI, berdiri sebuah kerajaan yang konon katanya berasal dari China, yakni kerajaan Kalingga.

Namun ada pula yang menyebutkan bahwa kerajaan ini berasal dari India dan menguasai sebagian Jawa Tengah pada abad ke-6 hingga ke-7.

Berkat umurnya yang begitu lawas, maka Kalingga menjadi kerajaan Hindu-Budha paling awal yang ada di Jawa Tengah bersama dengan Kutai dan Tarumanagara yang pernah tercatat dalam sejarah peradaban manusia.

Pernah Dinamai Kerajaan Ho-Ling

Para sejarawan tetap menilai bahwa Kerajaan Kalingga memang berasal dari negeri China, yang kala itu dikenal pula dengan nama Ho-Ling.

Terbukti dengan adanya sumber-sumber peninggalan kerajaan Kalingga dari China yang berasal dari Dinasti Tang.

Menurut catatan sejarah, seorang biksu Buddha bernama Huining menginjakkan kakinya di tanah Jawa pada tahun 664 dan tinggal di sana selama sekitar 3 tahun.

Selang sekitar 10 tahun semenjak kedatangan sang biksu, kerajaan akhirnya terbentuk dan diperintah oleh Ratu Shima, seorang yang terkenal karena hukumannya yang keras terhadap tindak pencurian.

Berkat sifatnya tersebut jugalah, sang ratu berhasil mendorong rakyatnya untuk berlaku jujur dan menjunjung tinggi kebenaran mutlak.

Akan tetapi, kasus pencurian terjadi pada putranya sendiri sehingga mengeluarkan hukuman mati pada sang Pangeran.

Seorang menteri tak tinggal diam, dan meminta sang ratu untuk mengampuni nyawa sang penerus kerajaan tersebut.

Dikarenakan sebenarnya kala itu sang Pangeran tak sengaja menyentuh barang yang bukan miliknya, maka hukuman diperingan dengan memutilasi kakinya saja.

Turun Temurun

Menurut Carita Parahyangan, sebuah buku yang ditulis tak jauh dari masa tersebut, cicit Shima dikenal dengan nama Sanjaya.

Nama tersebut cukup terkenal di kalangan penduduk Jawa karena memang merupakan seorang raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh, yang sekaligus pendiri dari Kerajaan Medang.

Secara turun temurun juga, terdapat beberapa peninggalan dan prasasti yang masih bisa diselamatkan hingga sampai saat ini, yakni:

  • Prasasti Sojomerto
  • Prasasti Tukmas
  • Candi Angin

Masih menurut para peneliti, Candi Angin ternyata merupakan peninggalan kerajaan Kalingga yang usianya jauh lebih tua dari Candi Borobudur.